Index: Indonesian (Bahasa Indonesia Sehari-hari)

 

Nehemia 3

[1] [2] [3] [4] [5] [6] [7] [8] [9] [10] [11] [12] [13]

3:1 Inilah laporan tentang bagaimana tembok kota Yerusalem diperbaiki. Imam Besar Elyasib dan rekan-rekannya membangun kembali Pintu Gerbang Domba, memasang daun-daun pintunya dan mengkhususkannya bagi TUHAN. Mereka memperbaiki dan mengkhususkan tembok sampai ke Menara Seratus dan sampai ke Menara Hananeel.

3:2 Selain para imam itu, orang-orang ini memperbaiki tembok kota beserta pintu-pintu gerbang dan menara-menaranya dalam urutan sebagai berikut: Orang-orang Yerikho; Zakur anak Imri; Kaum Senaa: Pintu Gerbang Ikan dengan balok-balok, daun-daun pintu, baut-baut dan palang-palangnya; Meremot anak Uria dan cucu Hakos; Mesulam anak Berekhya dan cucu Mesezabeel; Zadok anak Baana; Warga kota Tekoa (para pemuka kota itu tidak mau melakukan pekerjaan kasar); Yoyada anak Paseah dan Mesulam anak Besoja: Pintu Gerbang Yesyana dengan balok-balok, daun-daun pintu, baut-baut dan palang-palangnya; Melaca dari Gibeon dan Yadon dari Meronot; Orang-orang Gibeon dan orang-orang Mizpa: tembok sampai ke istana gubernur Efrat Barat; Uziel, seorang tukang emas, anak Harhaya; Hananya, seorang pembuat minyak wangi; sampai Tembok Lebar; Refaya anak Hur, penguasa setengah distrik Yerusalem; Yedaya anak Harumaf: tembok yang berdekatan dengan rumahnya sendiri; Hatus anak Hasabneya; Malkia anak Harim dan Hasub anak Pahat-Moab: tembok berikutnya serta Menara Perapian; Salum anak Halohes, penguasa setengah distrik Yerusalem, dibantu oleh anak-anaknya perempuan; Hanun dan penduduk Zanoah: Pintu Gerbang Lembah beserta daun-daun pintu, baut-baut dan palang-palangnya. Juga tembok sepanjang 440 meter sampai Pintu Gerbang Sampah; Malkia anak Rekhab, penguasa distrik Bet-Kerem: Pintu Gerbang Sampah dengan daun-daun pintu, baut-baut dan palang-palangnya; Salum anak Kolhoze, penguasa distrik Mizpa: Pintu Gerbang Mata Air dengan atap, daun-daun pintu, baut-baut dan palang-palangnya; Juga tembok Kolam Selah di dekat taman istana sampai tangga-tangga yang menurun dari Kota Daud; Nehemia anak Azbuk, penguasa setengah distrik Bet-Zur: tembok sampai ke makam keluarga Daud, kolam buatan dan tangsi;

3:3 (3:2)

3:4 (3:2)

3:5 (3:2)

3:6 (3:2)

3:7 (3:2)

3:8 (3:2)

3:9 (3:2)

3:10 (3:2)

3:11 (3:2)

3:12 (3:2)

3:13 (3:2)

3:14 (3:2)

3:15 (3:2)

3:16 (3:2)

3:17 Beberapa bagian tembok berikutnya dibangun oleh orang-orang Lewi dalam urutan ini: Rehum anak Bani; Hasabya, penguasa setengah Distrik Kehila. Bagian tembok untuk distriknya sendiri; Binui anak Henadad, penguasa setengah Distrik Kehila; Ezer anak Yesua, penguasa Mizpa: tembok di sudut jalan di depan gedung senjata; Barukh anak Zabai: tembok dari sudut jalan sampai pintu rumah Imam Besar Elyasib; Meremot anak Uria dan cucu Hakos: bagian tembok dari pintu rumah Elyasib sampai ke ujung rumah itu;

3:18 (3:17)

3:19 (3:17)

3:20 (3:17)

3:21 (3:17)

3:22 Beberapa bagian tembok berikutnya diperbaiki oleh para imam dalam urutan ini: Imam-imam yang tinggal tidak jauh dari Yerusalem. Benyamin dan Hasub: tembok di depan rumah mereka. Azarya anak Maaseya anak Ananya: tembok di dekat rumahnya. Binui anak Henadad: tembok dari rumah Azariah sampai ke sudut tembok. Palal anak Uzai: tembok dari sudut tembok dan menara istana bagian atas, di dekat pelataran penjagaan. Pedaya anak Paros: tembok sampai di depan Pintu Gerbang Air di sebelah timur dan menara penjagaan Rumah TUHAN. (Tidak jauh dari situ ada daerah yang bernama Ofel, tempat tinggal para pekerja Rumah TUHAN.)

3:23 (3:22)

3:24 (3:22)

3:25 (3:22)

3:26 (3:22)

3:27 Beberapa bagian tembok berikutnya diperbaiki oleh orang-orang ini dalam urutan sebagai berikut: Warga kota Tekoa: tembok dari depan menara penjagaan Rumah TUHAN sampai tembok daerah Ofel. Imam-imam yang tinggal di dekat Pintu Gerbang Kuda: tembok yang berhadapan dengan rumah masing-masing dari gerbang itu terus ke arah utara. Zadok anak Imer: tembok yang berhadapan dengan rumahnya. Semaya anak Sekhanya, penjaga pintu Gerbang Timur: tembok yang berhadapan dengan rumahnya. Hananya anak Selemya dan Hanun anak Zalaf yang keenam. Mesulam anak Berekhya: tembok yang berhadapan dengan rumahnya. Malkia, seorang tukang emas: tembok sampai ke asrama para pekerja Rumah TUHAN dan rumah-rumah para pedagang di depan Pintu Gerbang Mifkad dan sampai ke dekat kamar atas di sudut tembok sebelah timur laut. Para tukang emas dan pedagang: bagian tembok yang terakhir, mulai dari kamar atas di sudut tembok sampai ke Pintu Gerbang Domba.

3:28 (3:27)

3:29 (3:27)

3:30 (3:27)

3:31 (3:27)

3:32 (3:27)

 

Created with FREE HTMLCompiler by BibleDatabase